Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) kembali menorehkan prestasi melalui keberhasilan mahasiswa dalam memperoleh pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026 tingkat universitas. Tiga proposal inovatif dari mahasiswa PGSD berhasil lolos seleksi pendanaan pada berbagai skema PKM, yaitu PKM-RSH (Penelitian Sosial Humaniora) dan PKM-K (Kewirausahaan).

Prestasi ini menunjukkan komitmen mahasiswa PGSD dalam mengembangkan ide-ide kreatif yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan, kewirausahaan, serta keberlanjutan lingkungan.

Inovasi Komik Digital Ethnomatematika Berbasis Teknologi

Salah satu proposal yang berhasil memperoleh pendanaan adalah karya mahasiswa Zainal Abidin dengan judul “GEMA-DEMAK: Media Komik Digital Interaktif Ethnomatematika Terintegrasi Augmented Reality dan Artificial Intelligence Bertema Demak Heritage Buildings untuk Meningkatkan Pemahaman Geometri Siswa SD.”

Proposal ini masuk dalam skema PKM Penelitian Sosial Humaniora (PKM-RSH) dengan dosen pembimbing Nuhyal Ulia, M.Pd..
Inovasi tersebut mengembangkan media pembelajaran matematika berbentuk komik digital yang mengintegrasikan konsep ethnomatematika dengan teknologi Augmented Reality (AR) dan Artificial Intelligence (AI). Melalui media ini, siswa sekolah dasar diajak memahami konsep geometri dengan pendekatan kontekstual yang mengambil inspirasi dari bangunan bersejarah di Kabupaten Demak, sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, dan bermakna.

Inovasi Kertas Ramah Lingkungan Berbasis Limbah Jerami

Selain itu, mahasiswa Banat Nadhifatus Sholikah juga berhasil memperoleh pendanaan pada skema PKM-Kewirausahaan (PKM-K) dengan proposal berjudul “ECOSTAWPAPER: Inovasi Kertas Ramah Lingkungan Berbasis Limbah Jerami.”

Kegiatan ini dibimbing oleh Jupriyanto, S.Pd., M.Pd. dan bertujuan mengembangkan produk kertas ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah jerami sebagai bahan baku alternatif. Inovasi ini tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi limbah pertanian serta mendukung konsep ekonomi berkelanjutan.

EcoLearn Kit: Media Pembelajaran Berbasis Ecoprint

Prestasi berikutnya diraih oleh mahasiswa Azka Yulfa melalui proposal “EcoLearn Kit: Inovasi Media Pembelajaran Anak Berbasis Ecoprint dan Barcode Interaktif sebagai Upaya Peningkatan Literasi Lingkungan dan Digital.”

Proposal yang juga masuk dalam skema PKM-Kewirausahaan (PKM-K) ini dibimbing oleh Galih Cahya Pratama, S.Pd., M.Pd..
Produk yang dikembangkan berupa paket media pembelajaran berbasis ecoprint yang dipadukan dengan barcode interaktif. Melalui media ini, siswa dapat mempelajari konsep lingkungan sekaligus meningkatkan literasi digital secara menarik dan inovatif.

Komitmen PGSD UNISSULA Mendorong Inovasi Mahasiswa

Keberhasilan mahasiswa PGSD dalam meraih pendanaan PKM 2026 ini menjadi bukti bahwa lingkungan akademik di PGSD UNISSULA terus mendorong lahirnya kreativitas, penelitian, dan inovasi mahasiswa. Melalui bimbingan dosen serta dukungan program studi, mahasiswa didorong untuk menghasilkan gagasan yang solutif dan berdampak bagi masyarakat.

Capaian ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berpartisipasi dalam berbagai program kreativitas mahasiswa di tingkat nasional, sehingga semakin memperkuat kontribusi PGSD UNISSULA dalam pengembangan pendidikan dasar, kewirausahaan, serta inovasi berbasis keberlanjutan.