FKIP Unissula Gandeng Sekolah-Sekolah Favorit di Kota Semarang

FKIP Unissula Gandeng Sekolah-Sekolah Favorit di Kota Semarang

Semarang (14/8) Sebagai institusi pencetak tenaga pendidik maka FKIP Unissula sudah selayaknya menggandeng sekolah-sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA sebagai mitra penting yang menentukan keberhasilan pendidikan di Perguruan Tinggi. Sekolah-sekolah mitra tersebut tentu saja menjadi laboraturium mahasiswa selama belajar dan mengaplikasikan teori yang telah mereka timba selama di bangku kuliah. Mulai bulan ini hingga tiga bulan ke depan semua prodi di FKIP Unissula melaksanakan PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) di sekolah-sekolah mitra tersebut.

Sebelum PPL mahasiswa diberi pembekalan secara khusus yang dikemas dengan kuliah pakar pendidikan selama dua hari di aula gedung baru FKIP Unissula. Kuliah pakar pendidikan tersebut bertema Tantangan Guru Profesional di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 yang diisi langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Drs. Bunyamin, M. Pd. Dalam kuliah pakar pendidikan tersebut beliau tidak hanya menjadi narasumber, tetapi bersama Dekan FKIP Unissula, Prof. Dr. H. Gunarto, M. Hum. dan beberapa kepala sekolah mitra menandatangani MoU tentang kerja sama FKIP Unissula dengan sekolah-sekolah mitra dalam hal pendidikan selama beberapa tahun ke depan. Sekolah-sekolah mitra tersebut merupakan sekolah-sekolah favorit di Kota Semarang seperti, SMP N 18,20,27,32, dan 39 Semarang, MTs N 2 Semarang, SMP Islam Sultan Agung 1 Semarang, SMA N 2, 6, 10, dan 14, Semarang, SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang, SMA Muhammadiyah 1 Semarang, SMK Asshodiqiyah Semarang, dan MAN 2 Semarang.

“Kalian tidak salah pilih menjadi seorang guru karena generasi bangsa Indonesia ada di tangan kita,” ucap Drs. Bunyamin, M. Pd dalam sambutannya.

Beliau juga menyampaikan pesan kepada para kepala sekolah mitra yang hadir agar selama pelaksanaan PPL mahasiswa tidak dilepas sendiri, tetapi tetap didampingi oleh guru pamong. Guru pamong yang ditunjuk harus benar-benar guru yang mumpuni karena akan membagi ilmunya kepada mahasiswa PPL yang akan menjadi calon guru.

Dalam kuliah pakar pendidikan dan penandatanganan MoU tersebut mahasiswa yang ingin PPL sangat antusias. Mereka sudah tidak sabar untuk segera melaksanakan PPL di sekolah agar bisa belajar secara langsung menjadi seorang guru atau pendidik.

Selanjutnya Dekan FKIP Unissula menyerahkan mahasiswa PPL secara langsung kepada para kepala sekolah agar dididik dengan baik layaknya seorang pendidik. Selain itu, beliau juga menitipkan pesan agar mahasiswa PPL dapat belajar dengan baik di sekolah-sekolah yang sudah ditentukan